Terkait kemungkinan kejang hingga hilang ingatan akibat keracunan bakteri dari makanan, Prof Damayanti enggan berspekulasi. Menurutnya, ada berbagai kemungkinan yang juga perlu diperhitungkan.

"Rasanya sih dari kuman-kuman yang ada di laporan, kayak nggak ada yang seperti itu. Nah, mungkin ada sebab lain yang kita belum tahu," bebernya.

"Tapi sepanjang saya tahu, tidak ada keracunan yang tiba-tiba bikin kejang-kejang. Itu sejauh ini ya, kalau bakteri nggak bikin kejang-kejang. Kecuali ada keracunan zat kimia atau apa yang saya tahu, nah itu mungkin yang bisa dijelaskan," sambung Prof Damayanti.

Ia juga menyoroti perbedaan pola gejala yang dialami oleh korban keracunan secara massal. Apabila sebuah kasus murni disebabkan oleh paparan kuman atau bakteri yang sama dari makanan, maka pola gejala yang muncul pada para korban seharusnya seragam.