Banyuwangi sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Said, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini sudah teruji dan berpengalaman dalam mengemas berbagai ajang berskala nasional bahkan internasional.
"Oleh karenanya, Banyuwangi inilah jadi titik awal untuk event-event besar yang skalanya memang kita semua bisa menyaksikan seperti Soekarno Run ini," tambahnya.
Lebih dari sekadar ajang adu kecepatan, ia menekankan Soekarno Run dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar terbiasa hidup sehat, aktif, serta memiliki mental pantang menyerah.
"Anak-anak muda harus kita ajak untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Melalui olahraga, kita ingin menanamkan semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah," katanya.
Nilai-nilai spiritualitas olahraga disebut sangat relevan dengan rekam jejak perjuangan Presiden Pertama RI, Soekarno.