NADIKABAR.COM — Sopir truk ekspedisi asal Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Windianto (41), menjadi salah satu korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Sedangkan seorang temannya, Arifin, berhasil selamat.

"Temannya sempat bangunin kalau kapalnya miring. Sempat bangun, cuma temannya langsung pergi menyelamatkan diri karena kapalnya sudah miring," kata istri Windianto, Agis Suryati (41), saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (15/9/2026).

"Arifin ini selamat karena informasinya menaiki sekoci. Jadi setelah membangunkan Mas Anto, dia langsung terpisah karena mungkin panik juga kan," imbuhnya.

Agis mengatakan, sebagai sopir ekspedisi, suaminya sudah lebih dari lima tahun rutin membawa muatan menuju Kalimantan. Komunikasi terakhir Agis dengan suaminya melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (13/9) dini hari sekitar pukul 00.26 WIB.

"Saya tanya, 'bapak beli kasur? karena ada paketan ke rumah.' Cuma dia balasnya sudah malam. Katanya 'iya, buat anak tiduran kalau nonton televisi'," ujar Agis.

Windianto berangkat dari rumah pada Kamis (10/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia terlebih dahulu menuju Solo untuk mengambil muatan berupa gerobak yang akan dibawa ke Kalimantan.

Setelah itu Windianto menuju pelabuhan dan naik kapal Virgo pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat kapal mulai berlayar, komunikasi dengan keluarga masih berjalan seperti biasa.

"Kalau jalan kan pasti pamit. Setiap pergi itu pamit selalu, mau jam berapa saja," kata Agis.