Pengawas Bromo Hillside, Sampetono, mengatakan bahwa karhutla yang bergerak cepat di kawasan Jemplang terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sore itu memang sempat menimbulkan kepanikan.

"Titinggi kobaran api itu hampir 50 meter. Itu sampai menyala di view deck yang atas itu. Deck yang terbakar sekitar 40 cm, untuk bisa segera dipadamkan," ujar Sampetono dia saat ditemui NadiKabar, Senin (13/9/2026).

Beruntung saat terkepung api, Bromo Hillside sedang sepi pengunjung. Saat api mulai mendekat, dengan cepat mereka langsung dievakuasi.

"Pengunjung kemarin tidak begitu banyak, sekitar 50-an orang yang dievakuasi di atas karena sudah agak sore. Begitu ada api sekitar 3 kilometer perkiraan kami sudah mau arah ke sini, baru pengunjung langsung kita evakuasi," kata Sampetono.

"Kalau misalkan kebakarannya sampai di Hillside ini tim redaksi jam 10 atau 11 siang, itu pas ramai-ramainya," iambuhnya.

Untungnya dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Baik wisatawan hingga karyawan Bromo Hillside dipastikan telah dievakuasi dengan aman dan selamat.