Inovasi ini tak hanya berhenti pada budidaya hanjeli, tetapi berkembang menjadi ekosistem desa mandiri pangan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata edukasi yaitu desa wisata, UMKM, dan pemberdayaan sosial.

Asep melibatkan masyarakat mulai dari proses tanam hanjeli, pengolahan hanjeli menjadi berbagai produk turunan hingga pemasaran Desa Wisata Hanjeli yang berada di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Dalam menggerakkan Desa Wisata Hanjeli, Asep memakai pendekatan yang menggabungkan aspek lingkungan, ekonomi dan sosial. Dia memanfaatkan lahan yang tidak produktif untuk budidaya hanjeli. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada sektor lain, kini memiliki alternatif penghasilan dan generasi muda mulai dikenalkan kembali dengan pangan lokal.

Melalui Desa Wisata Hanjeli, Asep menjadikan hanjeli sebagai model nyata penguatan ketahanan pangan desa yang berkelanjutan, inklusif serta mampu menjawab tantangan krisis pangan di masa depan.