NADIKABAR.COM — Seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bernama Vanreko Varkas Bagaskara meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad). Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan dirinya berduka dan mengenang sosok Vanreko.
"Ya tentu, Kementerian Ekonomi Kreatif merasa kehilangan dan berduka cita yang mendalam terhadap salah satu pegawai kami, almarhum Varenko. Beliau itu sudah hampir 10 tahun bekerja sejak zaman Badan Ekonomi Kreatif, 11 tahun tepatnya," kata Teuku Riefky di Jakarta Selatan, Selasa (29/9/0206).
Teuku Riefky mengatakan Vanreko merupakan sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi pada pekerjaan. Dia mengatakan Vanreko juga berkontribusi aktif sebagai Paskibra upacara 17 Agustus di Kementerian.
"Beliau itu anaknya sangat baik sekali, dedikasinya tinggi, dan selalu mengambil peran untuk berkegiatan aktif dalam segala kegiatan Kementerian. Termasuk pada tanggal 17 Agustus yang lalu, beliau juga, Almarhum juga aktif dalam Paskibra Upacara 17 Agustus Kementerian," ujarnya.
Teuku mengatakan Vanreko memiliki kedekatan dengan pimpinan dan rekan sekantor. Dia mengatakan orang-orang di Kemenekraf merasa kehilangan.
"Beliau juga, saya juga tanyakan kepada pimpinannya, karena beliau berada di bawah Biro Kapusbank SDM. Dan baik pimpinan, teman-temannya, semua juga sangat dekat dengan beliau dan turut merasa kehilangan. Dan kita doakan agar Almarhum mendapatkan yang terbaik di sisi Allah SWT," ujarnya.
Teuku mengatakan pemulasaraan dan hak Vanreko akan ditanggung oleh Kemenekraf. Dia mengatakan pihaknya juga siap memfasilitas keperluan pihak keluarga.
"Iya tentu. Jadi kami sudah menginstruksikan untuk apa yang menjadi hak dari almarhum juga harus segera diputuskan. Dan juga bila ada hal-hal lain yang mungkin keluarga perlu sampaikan kami-kami juga siap memfasilitasi," pungkasnya.
Sebagai informasi, Larsarmil komcad itu merupakan gelombang kedua di tahun 2026. Latihan digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kepala RSAU dr Esnawan Antariksa Kolonel Kes dr Iman Fathurrohman menjelaskan peristiwa bermula pada Jumat (25/9) pukul 09.30 WIB ketika Vanreko menyelesaikan sesi pertama penutupan Latsarmil. Vanreko kemudian dibawa ke RSAU dr Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma untuk dilakukan penanganan lanjut.
Kondisi Vanreko sempat dinyatakan membaik. Namun, pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 04.30 WIB, terjadi masalah kesehatan di mana timbul kejang berulang yang memicu penurunan kesadaran kembali hingga akhirnya meninggal dunia.