Hal tersebut disampaikan Dody saat meninjau penanganan SPAM Origon di Aceh Tengah, Jumat (18/9). Dua unit baru tersebut menghasilkan kapasitas 100 liter per detik.
Dengan tetap memperhitungkan kapasitas 20 liter per detik dari sistem lama, total kapasitas layanan air minum yang tersedia nantinya mencapai 120 liter per detik untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, dan Bebesen.
"Karena terkena musibah, kita bangun lebih besar lagi, 2 x 50 liter per detik dan 1 x 20 liter per detik dari SPAM yang lama. Jadi, totalnya 120 liter per detik. Insyaallah masih cukup untuk kebutuhan warga Takengon saat ini," ujar Dody.
Pekerjaan saat ini memasuki tahap pembangunan fondasi yang ditargetkan selesai pada Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan struktur atas. Lingkup pekerjaan mencakup instalasi pengolahan air, bangunan pendukung, sistem mekanikal dan elektrikal, pipa transmisi air baku, serta reservoir untuk menjaga kontinuitas pasokan.