NADIKABAR.COM — Pemerintah Spanyol telah meminta bantuan teknis dari Badan Perkeretaapian Uni Eropa (ERA) untuk menyelidiki tabrakan antara dua kereta api berkecepatan tinggi yang menewaskan 69 orang di dekat Urda, Spanyol tengah pada 28 Oktober, demikian warta XInhua.
Tabrakan itu terjadi ketika sebuah kereta yang dioperasikan perusahaan kereta milik negara Spanyol, Renfe, menabrak bagian belakang kereta yang sedang berhenti yang dioperasikan oleh perusahaan kereta swasta Iryo.
Komisioner Eropa untuk Transportasi Berkelanjutan dan Pariwisata Apostolos Tzitzikostas pada Rabu (4/11) mengonfirmasi bahwa otoritas penyelidikan Spanyol telah meminta dukungan ERA dalam penyelidikan tersebut. Dia mengatakan ERA akan memberikan seluruh bantuan teknis yang diperlukan. Tzitzikostas mengatakan penyelidikan akan tetap berada di bawah arahan dan kewenangan para penyelidik Spanyol, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut bertujuan mengungkap fakta-fakta terkait insiden itu.