NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Rabu (28/10) menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari menyusul kecelakaan kereta di negara tersebut.
Sebelumnya pada hari itu, dua kereta penumpang bertabrakan di wilayah Spanyol tengah. Presiden Pemerintah Komunitas Otonom Castile-La Mancha, Emiliano Garcia-Page, menyebutkan jumlah korban tewas telah mencapai 68 orang.
"Kami akan menetapkan hari berkabung resmi selama tiga hari, seperti yang pernah kami lakukan saat terjadi kecelakaan kereta api di Adamuz. Masa berkabung ini akan berlangsung pada 29, 30, dan 31 Oktober," kata PM Sanchez kepada para wartawan, sebagaimana disiarkan RTVE.
Pemerintah Kota Madrid mengirim ratusan tenaga ahli ke lokasi kecelakaan kereta, menurut laporan surat kabar ABC.
Menurutnya, otoritas setempat telah mengerahkan tujuh tim pemadam kebakaran, termasuk dua kendaraan khusus untuk menangani insiden yang melibatkan banyak korban, dua truk tangki, dan 16 unit ambulans (delapan unit ICU dan delapan unit pendukung).
Penerjemah: Asri Mayang Sari