NADIKABAR.COM β Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikutra 1, Kota Bandung, memanfaatkan sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pakan ternak melalui pemilahan sampah organik berdasarkan jenisnya.
Kepala SPPG Cikutra 1 Kota Bandung Kiki Agung mengatakan upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang mengikuti prosedur, sekaligus mengurangi limbah makanan dari kegiatan operasional.
βSejak program berjalan kembali di SPPG, kami melaksanakan pemilahan sampah organik dan anorganik,β kata Kiki di Bandung, Rabu.
Ia menjelaskan, sisa makanan organik dipilah dan ditimbang untuk menjadi bahan evaluasi terhadap menu MBG yang disajikan kepada penerima manfaat.
Pemilahan dilakukan berdasarkan jenis makanan, seperti nasi, sayuran, dan daging, sehingga petugas dapat mengetahui jenis makanan yang banyak tersisa atau kurang diminati penerima manfaat.
Menurut Kiki, pencatatan sisa makanan tersebut tidak hanya bertujuan mengukur tingkat kesukaan penerima manfaat terhadap menu, tetapi juga menjadi bahan pertimbangan untuk menyesuaikan sajian dengan harapan mereka.
βDengan evaluasi tersebut, SPPG dapat mengidentifikasi menu yang perlu diperbaiki berdasarkan pengamatan dan pencatatan makanan yang dikembalikan,β katanya.
Sementara itu, kata dia, sisa makanan yang telah dipilah dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak milik yayasan atau mitra pendamping SPPG di Kabupaten Bandung, termasuk di kawasan Jeleng Prang.
βPemisahan sisa makanan berdasarkan jenisnya dilakukan agar bahan organik dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pakan ternak,β kata Kiki.
Kiki berharap pemilahan dan pemanfaatan kembali sisa makanan tersebut dapat membantu menekan jumlah sampah organik dari operasional SPPG, sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan.