NADIKABAR.COM — Pengamat olahraga Indonesia Mohammad Kusnaeni menilai Sekolah Rakyat (SR) maupun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) bisa menjadi alternatif pembinaan atlet-atlet muda untuk cabang-cabang olahraga Olimpiade
"Dengan menjadikan SR dan SNT sebagai sentra pembinaan cabang olahraga Olimpiade, negara mendapat sejumlah manfaat sekaligus," kata Mohammad Kusnaeni di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah cabang olahraga dari Indonesia menorehkan catatan yang cukup memprihatinkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Meskipun Indonesia melampaui target merebut empat medali emas pada pesta olahraga terbesar Asia tersebut, namun cabang olahraga seperti akuatik, atletik, tinju, atau balap sepeda yang menyediakan banyak medali, tidak meraih hasil yang memuaskan.
Cabang-cabang olahraga tersebut merupakan olahraga Olimpiade yang menyediakan banyak medali, sehingga negara yang kuat di cabang-cabang itu biasanya mampu bersaing dalam klasemen perburuan medali juara umum.
"Ironisnya, Indonesia lemah di cabor-cabor Olimpiade tersebut. Atlet-atlet kita kurang mampu bersaing dalam perebutan medali di cabor renang maupun atletik," katanya.