"Nah, nanti rencananya saya mau buat kajian. Buat kajian sebagai bentuk laporan ke pimpinan bahwa ini ada masyarakat yang sebenarnya antusias nih untuk dibuka jam operasionalnya," katanya.

Vicky berharap kajian tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kebijakan, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, dalam melakukan perencanaan.

"Harapannya menjadi dasar juga bagi stakeholder atau perencana, dalam hal ini kan Dinas Pemuda dan Olahraga, bisa melakukan perencanaan," ujarnya.

Vicky mengatakan penambahan jam operasional tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan fasilitas lainnya. Jika stadion nantinya dapat digunakan hingga malam, penerangan dan aspek keamanan juga perlu diperhatikan.

"Nanti kan otomatis ketika jam tambah operasional itu kan pasti ada harus didukung oleh fasilitas-fasilitasnya,"ungkapnya.

Dia menyebut kebutuhan fasilitas tersebut juga dimasukkan dalam kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat.

"Di kuesioner itu kan juga ada kebutuhan apa pelengkapnya? Pasti satu, dari sisi keamanan, CCTV, nanti lampu," jelasnya.

Dengan demikian, rencana penambahan jam operasional nantinya tidak hanya berfokus pada lampu, tetapi juga sarana dan prasarana pendukung lainnya.