NADIKABAR.COM — Transformasi digital pemerintah dinilai tidak cukup hanya memastikan data, sistem, proses, dan layanan lintas instansi saling terhubung. Prinsip keadilan juga harus hadir sejak awal perancangan agar kemajuan teknologi tetap menjaga hak setiap warga negara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam Studium Generale Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran bertema Transformasi Digital Layanan Hukum dalam Menyongsong Era Reformasi Birokrasi Modern, di Bandung, hari ini.

Menurut Rini, digitalisasi layanan hukum perlu ditempatkan dalam kerangka yang lebih luas, yakni memastikan teknologi mampu mendekatkan masyarakat pada hak, kepastian hukum, dan pelayanan yang berkeadilan.

"Digitalisasi itu bukan akhir, karena teknologi itu hanya instrumen. Yang kita tuju adalah bagaimana pemerintah memberikan pelayanan yang berkeadilan, yaitu pelayanan yang mudah dijangkau, memberikan kepastian, dan melindungi hak setiap warga," ujar Rini dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).

Dalam kerangka tersebut, Arsitektur Pemerintah Digital dan Arsitektur Keadilan Digital memiliki fungsi yang saling melengkapi. Arsitektur Pemerintah Digital memastikan data, sistem, proses, dan pelayanan lintas instansi dapat bekerja dalam satu ekosistem. Sementara Arsitektur Keadilan Digital memastikan keterhubungan itu benar-benar memberikan manfaat dan tidak memutus hak masyarakat.

"Arsitektur Pemerintah Digital menjawab bagaimana pemerintah dapat terhubung dan bekerja secara digital. Sementara Arsitektur Keadilan Digital menjawab apakah semua orang betul-betul mendapatkan hak yang sama dari keterhubungan tersebut," jelas Rini.

Karena itu, menurutnya, prinsip Digital by Design perlu berjalan bersama Digital by Justice. Artinya, aspek keadilan tidak ditempatkan sebagai pelengkap setelah suatu sistem selesai dibangun.

"Kita tidak cukup dengan prinsip Digital by Design, tetapi harus melengkapinya dengan Digital by Justice. Jadi memastikan prinsip keadilan hadir sejak awal rencana digital itu dibuat," tegasnya.