Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) adalah menyesuaikan mekanisme penyaluran KIP Kuliah agar lebih banyak calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.
Selain pembiayaan, kata Stella, tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat mengetahui peluang beasiswa yang tersedia. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Kemdiktisaintek mengembangkan portal SatuBeasiswa yang mempertemukan lembaga pemberi beasiswa dengan masyarakat pencari beasiswa dalam satu platform.
Ia menekankan bahwa pengembangan talenta tidak selesai ketika seseorang menerima beasiswa atau menuntaskan pendidikan.
"Ekosistem beasiswa perlu mencakup pendampingan, mentoring, pengembangan keterampilan, pengalaman praktik, dan koneksi dengan dunia kerja. Dengan demikian, beasiswa dapat berkontribusi lebih luas terhadap produktivitas, inovasi, serta pembangunan nasional," ujar Stella Christie.