Proses penyembuhan yang lebih lambat juga mengakibatkan lebih banyak jerawat terlihat di waktu yang sama. Jerawat baru muncul di saat jerawat yang lama belum sembuh dapat menyebabkan kondisi kulit terlihat semakin buruk.

Kondisi stres mampu meningkatkan produksi zat yang memicu peradangan seperti sitokin. Pada waktu yang sama, fungsi sistem kekebalan tubuh dapat menurun yang berpengaruh pada proses penyembuhan kulit.

Peradangan juga bisa membuat jerawat terlihat semakin merah, bengkak, dan terasa nyeri. Sementara itu, proses penyembuhan yang lebih lambat membuat jerawat semakin lama untuk membaik.

Stres yang berlangsung lama juga akan berdampak pada skin barrier. Jerawat baru akan lebih mudah datang karena kulit sulit untuk memperbaiki dan melindungi diri.

Cara mengurangi risiko jerawat akibat stres