NADIKABAR.COM — Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong membeberkan kesalahan timnya setelah kalah 1-2 dari Dewa United pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Banten International, Serang, Sabtu (31/10).
Menurut STY, kesalahan pertama Persija adalah banyak keliru dalam akurasi operan. Kemudian peluang sia-sia juga dipandang jadi penyebab gol Macan Kemayoran lebih sedikit dari lawan.
"Kami yang membuat diri kami runtuh dengan salah operan dan tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang dengan baik. Itu yang harus kami perbaiki ke depannya," kata STY dalam sesi jumpa pers usai laga.
Kemudian STY juga menyoroti kartu merah Dony Tri ketika diusir wasit dengan kartu merah akibat mendapat dua kartu kuning di menit ke-65. Menurutnya, hal tersebut jadi salah satu faktor Persija sulit mengendalikan permainan.
"Ya, dengan adanya kartu merah Dony memang membuat pertandingan jadi sangat sulit bagi Persija. Itu mungkin bisa dibilang jadi salah satu penyebab kami kalah," ucapnya.
Kekalahan membuat Persija semakin tak nyaman di puncak klasemen Super League 2026/2027. Meski masih bertengger di kursi tertinggi, selisih poin dengan para pesaing semakin dekat.
Pasalnya Dewa United menempel ketat di peringkat kedua dengan 17 poin, hanya terpaut satu angka dari Persija dengan 18 poin. Selain itu, Bali United dan Madura United juga menguntit di posisi ketiga serta keempat dengan 16 angka.
Persija harus memperbaiki keadaan secepat mungkin. Namun mereka harus menghadapi rintangan berat karena berjumpa Persebaya Surabaya di pekan kesembilan, Sabtu (7/11) mendatang.
Potensi kelelahan juga bisa terjadi karena Persija akan bertamu ke markas PSMS Medan dalam laga pembuka League Cup 2026/2027 pada Selasa (3/11). STY perlu memikirkan hal ini.