Adapun Komite Disiplin (Komdis) PSSI juga sudah menyebut bahwa peristiwa ini murni peristiwa kriminal. Komdis menyerahkan kasus ini ke pihak yang berwenang.

"Tentu, klub juga memiliki tanggung jawab. Namun, ada hal-hal yang berada di luar kendali klub. Bagaimana mungkin pihak klub bisa terus mengikuti setiap orang ke mana pun mereka pergi untuk mencegah semua kejadian seperti itu," tutur STY.

"Misalnya, insiden terjadi di rest area. Klub tentu tidak mungkin mengawasi semua orang setiap saat. Karena itu, menurut saya, tidak masuk akal jika seluruh tanggung jawab dibebankan kepada klub, termasuk sampai pada pengurangan poin," ucapnya.