Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, Kementerian ESDM mendapat alokasi anggaran sebesar Rp27,37 triliun. Anggaran tersebut nantinya akan ditata ulang untuk Kemenko Hilirisasi.
Menurut Suahasil, pemerintah masih menyusun tata kelola anggaran untuk Kemenko Hilirisasi, termasuk terkait bagian anggaran (BA), administrasi, serta mekanisme pengelolaannya.
"Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat," jelasnya.
Pembentukan kementerian koordinator baru tersebut ditujukan untuk melakukan percepatan eksekusi target hilirisasi dan transisi energi dari Presiden Prabowo Subianto.