Kemudian, Suahasil berpesan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan (DJPK) Nufransa Wira Sakti untuk meminta perbaikan desain transfer ke daerah (TKD), tata kelola, dan proses bisnis untuk meningkatkan efektivitas desentralisasi fiskal.

Ia menekankan bahwa APBN dan APBD harus dipandang sebagai satu kesatuan dalam menghadirkan pelayanan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Karena itu, DJPK diharapkan semakin aktif membantu pemerintah daerah dengan memahami karakteristik dan persoalan setiap wilayah.

β€œManfaat belanja pemerintah harus dilihat secara utuh baik melalui transfer (TKD) maupun belanja APBD maupun belanja langsung dari pemerintah pusat yang berlangsung di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Terus perbaiki desain transfer dan tata kelola,” katanya pula.

Lebih lanjut, kepada dua staf ahli menteri yang baru dilantik, Suahasil menegaskan bahwa jabatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan.

Ia meminta Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Hidayat Amir memperluas analisis terhadap perkembangan geopolitik, mengidentifikasi sumber tekanan dan ketahanan ekonomi Indonesia, serta memperkuat diplomasi ekonomi di forum internasional.