NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dirancang fleksibel agar mampu merespons berbagai perubahan kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas harga komoditas.

Menurut dia, APBN berperan sebagai peredam guncangan (shock absorber) untuk menjaga perekonomian ketika menghadapi berbagai tekanan, termasuk perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

”APBN harus dijalankan dengan cukup fleksibel, karena harus bisa beradaptasi dengan yang namanya kondisi dunia yang berubah,” kata Suahasil di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan APBN memang ditetapkan melalui undang-undang, namun pelaksanaannya harus tetap dapat menyesuaikan dengan perkembangan situasi.