NADIKABAR.COM — Negara-negara anggota Uni Eropa memanfaatkan krisis kemanusiaan di negara lain untuk tujuan politik mereka sendiri, kata Menteri Luar Negeri Sudan, Mohi El-Din Salem, kepada RIA Novosti.

"Negara-negara Eropa membuat pernyataan tentang situasi kemanusiaan di Sudan sehingga memicu spekulasi tentang kelaparan untuk menciptakan kesan bahwa sesuatu yang mengerikan sedang terjadi di sana. Meski situasi kemanusiaan di sana memang sulit, mereka lebih sering memanfaatkannya untuk kepentingan politik," katanya.

Bahkan Rusia dan China pun tidak luput dari skenario semacam itu, katanya seperti diberitakan RIA Novosti dari Moskow, Ahad.