"Tahu-tahunya pokoknya kangkung ditumis pakai ikan asin enak, gitu. Bayam itu misalnya di sayur. Jadi pendidikan ini penting supaya orang aware," tambahnya.

Sudaryono mengatakan pemerintah ingin masyarakat mengetahui pentingnya intervensi gizi. Dia mengatakan pemberian makan bergizi harus bisa diterapkan di rumah.

"Dan keinginan dari pemerintah bukan hanya intervensi gizi dari MBG, tapi dengan pengetahuan terkait gizi. Maka kemudian di rumah-rumah mereka, masing-masing itu, kemudian gizinya ditambah dengan belanja bahan-bahan makanan itu yang kandungan gizinya juga menopang pertumbuhan dari anak-anak kita gitu. Jadi tidak hanya mengandalkan dari MBG. Itu tujuan dari visinya dari Bapak Presiden kita," ujarnya.