NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) akan membentuk satgas untuk pengawasan program makan bergizi gratis (MBG). Dia mengatakan satgas di daerah penting untuk mempermudah pengawasan terhadap dapur atau SPPG di seluruh Indonesia.

"Kami menyadari bahwa ada gap antara kami BGN di pusat, itu dengan kemudian dapur-dapur yang sekitar 26 ribu lebih dapur yang ada di seluruh Indonesia ini. Ada gap rentang kendali di provinsi dan di kabupaten," kata Kepala BGN, Sudaryono, di Kantor Kemendagri, Rabu (26/10/2026).

Sudaryono menjelaskan satgas ini merupakan personel BGN di daerah. Nantinya, satgas tersebut akan bertugas sebagai pihak yang berkoordinasi dengan BGN pusat.

"Maka akan kami isi semacam ada orang, personel, yang kami taruh, kami isi di level provinsi dan kabupaten sebagai counterpart dari para gubernur atau para kepala daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia sehingga koordinasinya ini kemudian jadi cair," katanya.