Sudaryono memastikan BGN akan terus membenahi tata kelola pelaporan keuangan dan memperkuat transparansi. Saat ini, masyarakat dapat memantau menu harian di setiap sekolah melalui platform digital Radar MBG.
BGN juga tengah menyiapkan daftar keterbukaan informasi publik terkait status operasional dapur gizi di seluruh Indonesia.
"Insyaallah mungkin di minggu depan, dapur mana yang di-suspend, kenapa di-suspend, itu akan kami posting di website. Sehingga ada keterbukaan, tidak ada dusta di antara kita. Dapur ditutup bukan karena Pak Daryono enggak suka, bukan. Tapi pasti ada sebabnya, sebabnya apa dan berapa lama, itu kita ingin lebih jelas," pungkas Sudaryono.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa pagu anggaran BGN pada tahun berjalan mengalami efisiensi sebesar Rp 38 triliun. Dengan penyesuaian tersebut, pagu efektif BGN saat ini berada di angka Rp 229 triliun dari ketetapan awal sebesar Rp 268 triliun dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).