Dia menyebutkan bantuan yang disalurkan itu meliputi paranet, dua set mesin pompa, dua kemasan pestisida Alika, 10 karung pupuk, dua alat semprot atau misti, dan 20 pot tanaman.

Selain itu, ada pula 50 bibit cabai, tiga bibit pakcoy, dua bibit sawi, dua bibit bayam, dua bibit selada, serta benih cabai.

Dalam rangka mendukung budidaya hidroponik, sambung Helena, diberikan pula 100 netpot, empat lembar kain flanel, empat lembar rockwool, tujuh pasang AB Mix, serta sejumlah bahan media tanam.

β€œBantuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas urban farming di Kepulauan Seribu. Warga juga dapat mengajukan permohonan sesuai kebutuhan,” ujar Helena.