NADIKABAR.COM β Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara (Jakut) tengah membangun tanggul mitigasi sepanjang 80 meter di Jalan Mandala Bahari guna mengantisipasi limpasan air laut yang naik saat banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta tersebut.
βSaat pasang laut ekstrem, tinggi air mencapai 2,8 meter dan tanggul yang dibangun saat ini mencapai 3,15 meter sehingga air laut tak dapat masuk,β kata Kepala Sudin SDA Jakarta Utara Heria Suwandi di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, selama ini, lokasi tersebut menjadi titik masuk air laut sehingga saat banjir rob terjadi, air laut naik ke daratan dan masuk ke jalan hingga pemukiman warga.
Di lokasi tersebut, sudah ada tanggul setinggi dua meter dan saat banjir terjadi, air lebih tinggi dan membanjiri kawasan pergudangan milik Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, permukiman warga serta akses jalan.
"Kami menargetkan pembangunan ini rampung di akhir Desember 2026,β ujar Heria.
Dia menyebutkan tanggul mitigasi di sepanjang Jalan Mandala Bahari itu sudah dibuat sepanjang 200 meter, dan pembangunannya saat ini melengkapi tanggul yang sudah terbangun sebelumnya.
Selain itu, tanggul laut terpadu atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang dibangun oleh Dinas SDA DKI Jakarta juga sudah berdiri.
Heria pun berharap dengan terbangunnya tanggul mitigasi itu, maka tidak ada lagi permasalahan limpasan air rob pada titik tersebut dan banjir juga tidak kembali terjadi.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan di Jakarta Utara, memang ada sejumlah lokasi yang tanggulnya yang lebih rendah dari ketinggian air maksimal saat rob terjadi.
βIni yang coba kami perbaiki pelan-pelan, hingga seluruh titik dapat teratasi dengan baik,β tutur Heria.