NADIKABAR.COM — Seorang wanita berusia 41 tahun mengira mata kering yang dialaminya disebabkan oleh faktor genetik. Namun, setelah menjalani pemeriksaan, ia justru didiagnosis mengalami kondisi mata kronis yang diduga berkaitan dengan kebiasaannya tidur menggunakan makeup selama 20 tahun.
Dikutip dari New York Post, Sarah Koseki mengaku tidak pernah menganggap serius kebiasaan tidur dengan riasan mata. Namun, pada 2021, ketika berusia 37 tahun, kelopak matanya tiba-tiba menempel pada permukaan mata hingga membuatnya tidak dapat melihat.
"Saya tidak bisa merasa nyaman, baik dengan mata terbuka maupun tertutup, saya sama sekali tidak bisa tidur; saya sangat kacau," katanya. Saat memeriksakan diri ke dokter, Sarah awalnya diberi tahu bahwa keluhan mata kering yang dialaminya kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik atau penuaan.
Namun, setelah mengalami robekan kornea yang menyakitkan hingga berulang setiap tiga bulan, Sarah kemudian diperiksa oleh dokter spesialis. Ia didiagnosis mengalami MGD (Meibomian Gland Dysfunction), kondisi ketika kelenjar meibomian di kelopak mata mengalami gangguan sehingga produksi minyak pada lapisan air mata tidak optimal.
Dokter mengatakan MGD yang dialami Sarah kemungkinan berkaitan dengan kebiasaannya tidur menggunakan riasan mata. Riasan yang tidak dibersihkan dapat menyumbat lubang kelenjar meibomian dan mengganggu produksi minyak yang berfungsi menjaga permukaan mata tetap terlindungi.