"Dermaga sudah siap dan bisa digunakan. Tangga naik-turun penumpang juga sudah disiapkan. Jika ke depan muatan meningkat, pemda tentu akan menyiapkan ponton yang lebih baik untuk kenyamanan penumpang," imbuhnya.

Diketahui, kapal cepat itu dikelola oleh pihak swasta, yakni PT Sekongkang Trans. Dari pelayanan kapal cepat ini Pemkab Lombok Timur akan mendapatkan potensi pendapatan daerah.

"Untuk tarifnya nanti ditentukan oleh pihak perusahaan, sementara Pemkab mengatur terkait potensi penerimaan daerahnya," kata Safwan.