Kerja sama itu pada akhirnya dapat mengarah pada kesepakatan pertahanan bersama atau keikutsertaan Suriah ke dalam pakta pertahanan Makkah, bergantung pada kepentingan bersama kedua negara, ungkap sumber tersebut. Sumber itu menambahkan bahwa laporan mengenai pengiriman pasukan Suriah ke Yaman pada tahap ini tidak berdasar, seraya mengatakan bahwa prioritas Suriah adalah memperkuat keamanan dalam negeri, membangun kembali negara tersebut, dan mendukung pemulihan ekonomi. Saudi Press Agency melaporkan bahwa otoritas pertahanan kedua negara menandatangani kesepakatan kerja sama di Riyadh pada Rabu (4/11), saat kunjungan pemimpin Suriah Ahmad al-Sharaa. Pengumuman tersebut muncul di tengah laporan media yang menyebutkan bahwa pasukan Suriah diperkirakan akan dikerahkan ke Arab Saudi dan Yaman, dengan sebagian pasukan dilaporkan telah ditempatkan di kedua negara tersebut.
Nasional
HALAMAN 2 DARI 2
Sumber Suriah bantah pengiriman pasukan ke Yaman
Sumber Suriah mengatakan kepada kantor berita negara Suriah, SANA, bahwa kesepakatan terbaru dengan Arab Saudi bertujuan untuk melatih pasukan Suriah dan meningkatk
NASIONAL
📖 Baca Juga
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.