Para delegasi dibagi menjadi empat fokus utama, yakni strategi pengembangan ekonomi, pengelolaan pertanahan dan lanskap, pengelolaan lingkungan dan ekologi, serta strategi pengembangan masyarakat dan sosial.
Pengembangan kawasan transmigrasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pembangunan nasional tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan pandangan Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono terkait paradigma baru transmigrasi. Fokusnya bukan lagi memindahkan penduduk ke luar Jawa, melainkan mengembangkan kawasan agar mampu menarik investasi serta menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman menyampaikan setiap kawasan transmigrasi perlu dikembangkan sesuai keunggulan sektor masing-masing.
"Setiap kawasan transmigrasi memiliki keunggulan yang berbeda. Ada yang kuat di sektor digital, ada yang potensial untuk industri maritim, energi, pertanian, maupun sektor lainnya. Pengembangannya harus mengikuti keunggulan masing-masing kawasan," tutup Iftitah Sulaiman.