NADIKABAR.COM — Sejumlah warga Dusun Tumpaksuruh Desa Margomulyo Kabupaten Blitar rela menunggu dropping air yang disediakan pemerintah. Itu dilakukan karena warga kesulitan mendapatkan air bersih dampak kemarau panjang yang menyebabkan sumur kering.
Warga membawa galon bekas hingga jerigen sebagai wadah air bersih. Warga antre secara tertib tanpa berebut air bersih. Air bersih itu digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi hingga cuci baju.
Salah seorang warga, Tri Nanik (48), mengaku ikut mengantre untuk mendapatkan air bersih. Warga mengantri sejak pukul 13.00 WIB. Sejumlah jerigen dan galon bekas juga sudah disiapkan.
"Untuk air bersih ini biasanya memang 2 hari sekali datangnya. Sudah sejak dua minggu yang lalu kami minta bantuan air bersih. Ini tapi hanya satu lingkungan sekitar sini," katanya saat ditemui NadiKabar, Sabtu (5/9/2026).