NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan menyebutkan sebanyak 112 warga Gampong Cot Bayu dan Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, mengungsi akibat banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Selatan Mudatsir di Aceh Selatan, Jumat, mengatakan banjir terjadi karena peningkatan debit air yang mengakibatkan meluapnya Sungai Lae Soraya dan Krueng Trumon Raya.

"Sebanyak 232 jiwa terdampak banjir dan 112 jiwa diantaranya atau 30 keluarga mengungsi ke Kompi Brimob di daerah itu dan rumah kerabat. Sedangkan 120 jiwa lainnya tetap bertahan di rumah masing-masing," katanya.

Mudatsir mengatakan banjir yang merendam dua gampong atau desa di Kecamatan Trumon Tengah tersebut dengan ketinggian berkisar 30 hingga 60 centimeter.

Ia menyebutkan pengungsi dari Gampong Lhok Raya sebanyak 46 jiwa, terdiri empat orang lanjut usia (lansia), dua balita, 13 anak-anak, dan selebihnya orang dewasa.

Sedangkan di Gampong Cot Bayu, kata Mudatsir, warga yang mengungsi sebanyak 56 jiwa dari 14 keluarga, mengungsi di rumah kerabat, lembaga pendidikan, dan lainnya.

Selain menggenangi pemukiman penduduk, kata dia, banjir juga menggenangi kebun dan lahan pertanian masyarakat setempat. Ketinggian banjir berpotensi meningkat apabila debit air sungai terus.

Mudatsir mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. BPBD Aceh Selatan terus melakukan asesmen dan pemantauan di lokasi banjir.

"Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengurangi dampak risiko bencana. Segera mengevakuasi diri ke tempat aman jika terjadi banjir susulan," kata Mudatsir.