Ia mengatakan tim Polandia bahkan tiba sekitar sepekan lebih awal untuk menjalani latihan bersama dan pertandingan uji coba dengan para pemain Indonesia.
Yoppy menambahkan penyelenggara sebenarnya juga mengundang kembali Thailand dan Jepang pada edisi tahun ini. Namun, kedua negara tersebut tidak dapat berpartisipasi karena jadwal turnamen berbenturan dengan kejuaraan di negara masing-masing.
"Thailand tahun lalu kita undang dan bagus. Bahkan mereka menjadi juara. Tahun ini pun kita undang yang sama, cuma kebetulan tanggal yang sama mereka ada kejuaraan sehingga tidak bisa meninggalkan Thailand," katanya.
Selain memperluas partisipasi internasional, Yoppy menilai Superliga Junior berperan penting dalam membentuk mental bertanding dan meningkatkan kemampuan atlet muda Indonesia.
Menurut dia, pengalaman mengikuti pertandingan beregu sejak usia dini dapat menjadi bekal bagi para pemain ketika tampil pada kompetisi tingkat senior.