"Ketika persoalan mengenai tes kesehatan dipertanyakan publik, apakah Anda menunjukkan bukti yang valid? Juga tidak. Justru, Anda mengeluarkan narasi yang baru. Anda bilang, saya marah-marah kepada Anda di ruangan mediasi. Padahal, saya hanya ingin menunjukkan hasil tes kesehatan saya yang Anda sendiri yang minta. Kalau Anda seyakin itu, menang di pengadilan," jelasnya.

Sarwendah meminta agar tidak memberikan keterangan dengan narasi yang dianggap tidak benar.

"Tidak perlu Anda memframing saya dengan narasi yang tidak benar. Cukup kasih bukti di pengadilan. Karena apa yang Anda lakukan sekarang bukan hanya berdampak kepada saya, tapi juga kepada anak-anak saya," tuturnya.