"Secara teori, anak-anak yang jadi atlet, khususnya pemain sepak bola, adalah anak-anak yang multilateral atau kaya gerak. Anak-anak yang kaya gerak tentu banyak ada di kampung-kampung. Dengan kaya gerak, mereka punya chance lebih besar untuk jadi atlet," tuturnya.

Lewat keterlibatannya di film Bapakmu Kiper, Indra Sjafri juga ingin menitipkan pesan motivasi kepada seluruh anak di daerah yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Ia menegaskan bahwa pintu Tim Nasional terbuka lebar untuk siapa saja tanpa memandang asal-usul.

"Saya berharap untuk semua anak-anak yang ada di kampung, kesempatan untuk menjadi generasi baru pesepak bola Indonesia haknya sama. Jadi, untuk jadi pemain tim nasional, kalian dari kampung juga bisa menjadi bagian dari itu," tuturnya.