Bagi Gen Z Indonesia, kualitas tidur menjadi aspek utama yang ingin ditingkatkan dengan persentase 52 persen responden, disusul kualitas nutrisi atau pola makan sebesar 50 persen, kesehatan mental atau pengelolaan stres 49 persen, serta kesejahteraan emosional 36 persen.
Upaya tersebut juga mulai diterapkan dalam keseharian. Sebanyak 58 persen Gen Z mengaku telah memperbaiki kebiasaan tidur, sementara masing-masing 56 persen mulai memilih makanan yang lebih sehat dan berolahraga secara rutin.
Dalam survei itu, kesehatan mental menjadi aspek yang paling membutuhkan dukungan lebih lanjut bagi Gen Z Indonesia, yakni 74 persen responden. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kesehatan fisik sebesar 66 persen dan kesehatan emosional 59 persen.
Temuan tersebut menunjukkan adanya pergeseran cara pandang generasi muda terhadap kesehatan yang tidak lagi hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga mencakup aspek mental dan emosional.
Selain lingkungan fisik, lingkungan digital turut memengaruhi kebiasaan kesehatan Gen Z. Sebanyak 64 persen responden menilai media sosial memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik mereka dalam 12 bulan terakhir, sementara 54 persen merasakan dampak positif terhadap kesehatan mental.