Menteri Transmigrasi Iftitah Suryanegara memperoleh angka tertinggi dalam kategori tersebut, yakni 82,5 persen. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiry menyusul dengan 79,2 persen.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini memperoleh 63,4 persen. Berikutnya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mencatat 52 persen, sedangkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memperoleh 51,7 persen.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir meraih 38,9 persen, disusul Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto sebesar 36,5 persen.
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin memperoleh 30,7 persen, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya 28,5 persen, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi 21,6 persen.
Sebanyak 36,1 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan mengenai menteri yang jarang atau tidak pernah mereka dengar namanya.
Survei IPO dilakukan pada periode 12-20 Oktober 2026 kepada 1.200 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar ±2,9 persen.