NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid masuk dalam jajaran 10 besar menteri dengan kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih versi survei terbaru lembaga riset Indonesia Political Opinion (IPO).
Dalam survei bertajuk "Refleksi dan Evaluasi Publik; Dua Tahun Kabinet Merah Putih" yang dirilis secara daring di Jakarta, Sabtu, nama Meutya Hafid juga tercatat sebagai menteri perempuan dengan persepsi kinerja tertinggi di mata publik.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah memaparkan bahwa penilaian tersebut diperoleh saat responden diminta menilai nama-nama menteri yang dianggap bekerja paling baik dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Meutya Hafid menjadi menteri perempuan yang paling tinggi penilaian publik terkait dengan bekerja paling baik, disusul posisi kedua dari menteri perempuan yaitu Widiyanti Putri Wardhana," kata Dedi saat pemaparan rilis survei secara daring pada Sabtu (24/10).
Dedi menjelaskan bahwa dalam survei opini publik, penilaian terhadap kinerja para pejabat kabinet sangat dipengaruhi oleh tingkat keterkenalan serta persepsi masyarakat yang terbangun dari intensitas aktivitas dan publikasi yang dilakukan oleh masing-masing kementerian.
Berdasarkan data survei IPO, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas sebagai menteri yang dinilai bekerja paling baik dengan perolehan 33 persen. Posisi berikutnya ditempati Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan 25,2 persen, disusul Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebesar 24,5 persen.
Selanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memperoleh 21,8 persen, Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebesar 20,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Sugiono sebesar 16,1 persen. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meraih 13,8 persen, diikuti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan 12 persen dan Menteri Agama Nasaruddin Umar sebesar 10,3 persen.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menempati urutan ke-10 dengan perolehan 5,9 persen.
Selain masuk dalam 10 besar kinerja terbaik kabinet secara umum, di klaster pejabat bidang Politik dan Keamanan, Meutya Hafid juga menempati posisi kedua tertinggi dalam tingkat kepuasan publik dengan raihan 4,9 persen, berada tepat di bawah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (13,5 persen).
Survei nasional IPO ini diselenggarakan pada periode 12 hingga 20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan batas toleransi kesalahan sebesar 2,9 persen.