NADIKABAR.COM — Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki modal politik untuk memperkuat eksistensinya di panggung nasional. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat preferensi terhadap PAN sebesar 5,8 persen dalam simulasi pemilihan anggota DPR RI.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mencatat tingkat pengenalan publik sebesar 46 persen dalam daftar menteri serta pejabat tinggi bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Hasil tersebut tertuang dalam survei IPO bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih. Survei yang dilaksanakan pada 12-20 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bagi PAN, hasil ini menjadi gambaran mengenai posisi partai sekaligus jangkauan pengenalan terhadap figur utamanya. Di tengah dinamika politik nasional, keberadaan Zulhas di pemerintahan memberikan ruang bagi PAN untuk hadir dalam pembicaraan mengenai kebijakan strategis, terutama sektor pangan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai posisi figur dan partai merupakan dua unsur penting dalam dinamika politik.

"PAN memiliki modal politik yang bisa terus dikembangkan. Zulkifli Hasan merupakan figur yang dikenal publik dan memiliki posisi strategis di pemerintahan. Kondisi ini memberi ruang bagi PAN untuk semakin mempertegas perannya dalam percakapan politik nasional, terutama melalui agenda-agenda yang dekat dengan kebutuhan masyarakat," ujar Dedi dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2026).

Zulkifli Hasan, Figur PAN di Pemerintahan