"Bekerja di luar negeri itu bukan berarti permanen. Mereka mungkin mencari modal dulu, kekayaan dulu, ilmu dulu, untuk nanti dibawa lagi ke Indonesia," ujar Ashma.

Oleh karena itu, KedaiKOPI mendorong pemerintah memperkuat kesempatan kerja dan pengembangan usaha agar pemuda memiliki alasan untuk kembali dan membangun karier di Tanah Air. Dukungan penyaluran kerja serta akses modal usaha bagi pekerja migran yang pulang juga dinilai dapat menjadi bagian dari upaya tersebut.

Survei dilakukan secara daring pada 23-29 September 2026 terhadap 1.213 WNI berusia 17-45 tahun dari 36 provinsi. Responden terdiri atas kelompok Gen Z berusia 17-29 tahun dan milenial berusia 30-45 tahun. Data dibobotkan menggunakan metode iterative proportional fitting berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, agama, wilayah, dan provinsi.