Reformasi itu menggantikan pola kerja tradisional “6x1”, yakni enam hari bekerja diikuti satu hari libur, dengan sistem lima hari kerja dalam sepekan. Kebijakan tersebut juga secara bertahap menurunkan batas maksimum jam kerja mingguan dari 44 jam menjadi 40 jam tanpa pengurangan gaji.

Usulan amendemen itu disetujui Senat dengan dukungan mayoritas besar, yakni 75 suara berbanding satu. Melihat besarnya dukungan publik terhadap kebijakan tersebut, Bolsonaro mengubah sikapnya yang semula menolak dan akhirnya memberikan suara untuk mendukung amendemen itu.

Reformasi ketenagakerjaan tersebut menjadi bagian penting dari serangkaian kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintahan Lula menjelang akhir masa kampanye. Inisiatif lainnya mencakup program penghapusan utang bagi pengusaha mikro, dana beasiswa perguruan tinggi, penghapusan pajak bahan bakar, serta usulan kartu transportasi umum gratis.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan