Dia pun mengajak agar bangsa untuk menyimpan energi dan menjaga stabilitas nasional. Pikiran-pikiran, kata dia, seharusnya bisa disalurkan secara kritis dan juga solutif.

"Kan celaka juga hanya mengkritisi, enggak suka, tapi enggak ada jalan keluar. Atau ABS (asal bapak senang). Dua-dua menurut kita tidak pas itu," katanya.

Meski begitu, dia pun mempersilakan jika publik sudah menganggap keberadaan UU Perampasan Aset sudah sangat mendesak. Dia pun mengingatkan kepada publik agar sama-sama membangun kesadaran.

"Kalau memang dianggap memang sudah urgen sekali publik ini, silakan saja," katanya.