Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh terus berupaya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak agar layanan penerbangan dari bandara tersebut dapat kembali beroperasi.
"Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi bandara sebagai akses transportasi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai kepentingan pembangunan daerah," jelas nya.
Menurut dia, keberadaan layanan penerbangan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transportasi, tetapi juga berperan dalam memperluas akses ekonomi, memperlancar perjalanan masyarakat, serta memperkuat hubungan Nagan Raya dengan pusat-pusat kegiatan di Aceh dan Sumatera Utara.