NADIKABAR.COM — Legenda badminton Indonesia, Susy Susanti menilai dominasi An Se Young di tunggal putri tidak akan langsung runtuh seiring perubahan poin menjadi 3X15 pada tahun depan.

An Se Young saat ini begitu dominan di nomor tunggal putri. Ia hanya satu kali kalah sepanjang 2026 dan memenangkan tiga gelar besar yaitu juara Asia, juara dunia, dan juara Asian Games.

Musim depan, format poin di badminton akan berubah menjadi 3x15. Perubahan poin itu dinilai Susy Susanti justru menguntungkan An Se Young dari segi usia karena peluang karier dan dominasinya kini menjadi lebih panjang.

"Saya rasa, seiring bertambahnya usia, kekuatan dan kondisi fisik seorang atlet tentu harus mendapatkan perhatian lebih. Atlet yang lebih muda biasanya memiliki keunggulan dari segi usia, kekuatan, dan kecepatan. Namun, kematangan seorang atlet juga menentukan. Kita bisa melihat Chou Tien-chen, yang usianya sudah mendekati 40 tahun, tetapi masih mampu bertahan dan bersaing."