"Setiap atlet yang turun bertanding membawa mimpi, harapan keluarga, dan kebanggaan daerahnya. Mereka telah berlatih keras untuk meraih prestasi. Karena itu, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan mereka bertanding dalam lingkungan yang aman. Tidak ada kemenangan yang lebih berharga daripada nyawa seorang atlet," katanya.

Mantan Menteri BUMN itu juga mengapresiasi langkah PB Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) yang telah membentuk tim investigasi untuk mendalami insiden tersebut.

Menurut Erick, pembentukan tim investigasi merupakan bentuk tanggung jawab federasi untuk mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh, terutama dari aspek teknis penyelenggaraan pertandingan dan penerapan prosedur keselamatan.

"Saya berharap tim ini dapat bekerja secara objektif, transparan, dan menyeluruh untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, termasuk mengevaluasi apakah seluruh prosedur keselamatan sudah dijalankan dengan baik."

"Yang terpenting, hasil investigasi harus ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang konkret agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Erick.

Erick turut mendukung langkah kepolisian yang tengah mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menimpa Syabilla.