Namun dengan lima balapan tersisa dan 125 poin maksimal, mengejar Antonelli bak misi mustahil. 99,99 persen gelar juara dunia musim ini hampir pasti jatuh ke tangan pemuda 20 tahun itu.

Sebab Antonelli hanya perlu dua poin pada balapan berikutnya di Meksiko pada Senin (2/11) pukul 03.00 WIB demi memastikan posisinya takkan diganggu siapa pun hingga akhir musim. Artinya, selama ia finis sembilan besar (minimal mendapat dua poin), maka posisi juara dunia sudah pasti miliknya.

Ia masih bisa menjadi juara dunia meski finis ke-10 (satu poin), asalkan George Russell gagal menang di Meksiko. Jika ia gagal meraih poin karena finis di luar 10 besar atau retired di tengah balapan, status juara dunia akan menjadi miliknya asal Russell dan Hamilton gagal meraih kemenangan.