NADIKABAR.COM — Pembalap sepeda Indonesia Muhammad Syelhan Nur Rahmat finis di posisi ke-11 pada nomor balap sepeda jalan raya putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Shinshiro Cycling Road Course, Aichi, Jepang, Rabu.
Syelhan menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 4 jam 21 menit 04 detik, atau terpaut 7 menit 53 detik dari pembalap asal Kazakhstan Alexey Lusenko yang menjadi pemenang.
Dalam perlombaan yang berlangsung dalam enam putaran tersebut, Syelhan yang mencatat kecepatan rata-rata 36,2 km/jam sepanjang perlombaan, sempat menunjukkan performa yang cukup baik dan beberapa kali berada di jajaran 10 besar.
Pada putaran pertama, Syelhan berada di posisi ke-17 dengan catatan waktu 51 menit 01 detik. Ia kemudian meningkatkan posisinya secara signifikan pada putaran kedua dengan menempati peringkat kedelapan setelah membukukan waktu 1 jam 28 menit 39 detik.
Memasuki putaran ketiga, posisi Syelhan turun ke peringkat ke-13 dengan catatan waktu 2 jam 04 menit 41 detik. Namun, ia kembali memperbaiki posisinya pada putaran keempat dengan menempati peringkat kesembilan setelah mencatatkan waktu 2 jam 40 menit 19 detik.
Persaingan semakin ketat pada dua putaran terakhir. Syelhan berada di posisi ke-10 setelah putaran kelima dengan waktu 3 jam 16 menit 36 detik, sebelum akhirnya turun satu posisi ke peringkat ke-11 pada putaran keenam.
Hasil tersebut membuat Syelhan menjadi wakil Indonesia yang menyelesaikan nomor balap sepeda jalan raya putra dengan catatan waktu terbaik.
Rekan satu tim Syelhan, Maulana Astan Al Hayat gagal menyelesaikan perlombaan. Maulana berstatus OTL (Over Time Limit) sehingga tidak tercatat sebagai finisher.
Ia membukukan catatan waktu sementara dengan kecepatan rata-rata 34,4 km/jam dan terpaut 21 menit 07 detik dari batas waktu yang ditetapkan. Demikian pula, pembalap Indonesia Julian Abi Manyu gagal menyelesaikan perlombaan hingga garis finis.
Dengan hasil itu, Indonesia dipastikan tidak merebut medali pada nomor balap sepeda jalan raya putra pada ajang multi cabang terbesar Asia itu.