NADIKABAR.COM — Penyelenggara Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman Marishka Soekarna sebagai kolaborator visual untuk menampilkan karya-karya yang menunjukkan kultur masyarakat sekarang dalam festival.

Direktur Artistik Synchronize Fest Saleh Husein dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa penyajian karya visual dalam festival ditujukan untuk memperlihatkan cerminan kondisi lingkungan sekitar.

Penyelenggara Synchronize Fest 2026 memilih Marishka Soekarna sebagai kolaborator visual karena menilai karya-karyanya memperlihatkan kegelisahan secara halus.

Marishka Soekarna merupakan seniman visual asal Indonesia yang berbasis di Amsterdam, Belanda.

Karya-karya lulusan Institut Teknologi Bandung itu menurut informasi di akun LinkedIn miliknya merepresentasikan keseharian, refleksi, kefemininan, keintiman, dan narasi personal melalui penggunaan simbol serta elemen yang samar.

Saleh mengatakan bahwa penyajian karya visual dalam festival tidak dimaksudkan untuk menyampaikan pesan secara langsung, tetapi menghadirkan ruang interpretasi.

"Kita tahu kondisi sekarang sedang tidak asyik-asyik aja. Di kondisi sekarang, baik ekonomi, sosial, dan seterusnya, menurut gue kultur visual itu juga harus punya keterlibatan yang aktif," kata Saleh.

​​​​​​"Enggak melulu semuanya harus gue kasih tahu di depan muka, tapi paling tidak kalau kita ada kegelisahan, si senimannya ada kegelisahan, kita semua punya kegelisahan, kenapa enggak coba kita tawarkan itu," katanya.

Synchronize Fest 2026 akan dilaksanakan di Jakarta pada 16, 17, 18 Oktober. Musisi lintas genre dan lintas generasi akan tampil dalam festival musik tahunan tersebut.