NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengembangkan peternakan ayam petelur melalui program kluster terintegrasi masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus memperkuat ekonomi peternak lokal.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Tabalong Suwandi di Tanjung, Kabupaten Tabalong, Sabtu, mengatakan program perkembangan ayam petelur sistem kluster terintegrasi masyarakat (Pasti Mas) menyasar peternak lokal melalui bantuan ayam siap bertelur dan pakan.

"Para peternak dibantu ayam ras petelur yang dewasa dan siap bertelur untuk mengatasi kekurangan telur di Tabalong," kata Suwandi.

Dia menjelaskan kebutuhan telur di Kabupaten Tabalong mencapai sekitar 45 juta butir per tahun, sedangkan produksi peternak lokal baru sekitar tujuh juta butir sehingga masih terdapat kekurangan pasokan sekitar 38 juta butir setiap tahun.