Akibat kejadian itu, satu ABK atas nama Dinar hilang dan masih dalam pencarian.

"Dari 14 ABK KM Kawal Jaya 9, satu orang dinyatakan hilang. Kondisi kapal rusak parah dan bocor di lambung kanan depan," kata Putrasman saat dihubungi, Sabtu (31/10).

Saat ini petugas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban Bintan, sudah melakukan penyisiran korban yang hilang. Pencarian akan dilanjutkan hari ini menggunakan Kapal Sarotama bersama petugas Basarnas Tanjungpinang.